Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘ujian nasional 2010’

Saya terkejut ketika membaca berita ada seorang siswa yang tewas karena bunuh diri setelah membaca isi dari sebuah surat yang diperolehnya. Dia meninggal setelah meminum racun dan tidak sempat tertolong. Begitu juga dengan seorang siswa lainnya yang membaca surat yang serupa. Dia pun meminum racun, akan tetapi dia sempat diselamatkan.

Apa yang terjadi dengan kedua siswa tersebut ? Surat apa yang mereka baca sehingga mereka nekat untuk bunuh diri ?

Ternyata itu adalah salah satu dari berbagai respon yang mungkin ada dari seluruh siswa SMA dan SMK kelas 3 setelah mengetahui pengumuman tentang kelulusan mereka dalam Ujian Nasional (UN) tahun 2010 ini. Variasi respon muncul dari masing-masing siswa setelah mereka membaca surat yang diterima itu.

Bagi mereka yang lulus, rasa kegembiraan jelas tergambar dari diri mereka. Mereka tersenyum lepas, berteriak senang. Mereka berpelukan, saling mengucapkan selamat. Ada yang segera mendapat pelukan dari ibunya. Ada yang menangis terharu karena bahagia. Tapi ada juga yang segera mencorat-coret bajunya dengan spidol maupun piloks. Sebagian yang lain konvoi di jalanan dengan sepeda motor.

Ya, itulah perasaan gembira bagi mereka yang lulus. Gembiranya mereka pun diungkapkan dengan berbagai cara tersebut. Bisa positif bisa juga negatif.

Tapi, bagaimana dengan mereka yang belum lulus ?

Kejadian yang menimpa dua siswa yang saya sebutkan di awal tadi, adalah salah satunya. Sangat tragis dan memilukan. Respon lain yang saya lihat di berita adalah mereka marah dan diungkapkan dengan berteriak dan memprotes. Bahkan ada yang melempar sekolahnya dengan batu-batu sehingga merusak sekolah mereka sendiri. Bagi yang perempuan, menangis adalah respon yang sangat wajar.  Mereka kecewa dengan hasil yang diperoleh dan diungkapkan dengan menangis. Selain itu ada juga yang duduk termenung dengan terus menunduk.

Begitulah respon bagi mereka yang mendapat pengumuman bahwa mereka belum lulus ujian nasional.

Saya sendiri pun pernah merasakan Ujian Nasional seperti yang mereka semua lakukan pada tahun ini. Alhamdulillah saya lulus pada saat itu. Tapi saya juga melihat bagaimana teman saya yang belum lulus saat itu. Saya tidak melihatnya secara langsung saat itu, tetapi pada saat perpisahan SMA, dia datang dengan wajah yang ceria.

Berbagai respon itu lahir dari dua kalimat yang berbeda. Lulus atau belum lulus. Dua kalimat itu bisa melahirkan berbagai respon yang sangat bertolak belakang. Gembira atau sedih. Senang atau kecewa. Bersyukur atau mencerca. Bersabar atau marah. Senyum atau cemberut. Positif atau negatif. Kita sendiri yang memilih untuk bersikap seperti apa dan ingin mengekspresikannya dalam bentuk apa. Kita lah yang memberikan perintah kepada anggota tubuh kita untuk bersikap. Kitalah yang menberi makna terhadap apa yang terjadi pada diri kita.

Ya, terlepas dari pro kontra tentang ujian nasional ini, saya ingin memberikan semangat kepada adik-adik yang belum mendapat kelulusan saat ini. Masih ada ujian ulangan untuk mata pelajaran yang belum lulus dan  masih berkesempatan masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Tetaplah untuk optimis dan berharap yang terbaik. Berikan yang terbaik dari usaha adik-adik dalam ujian susulan nanti dan buktikan bahwa adik-adik bisa lulus. Berusahalah dengan sungguh-sungguh. Berlatihlah soal sebanyak mungkin. Dan jangan lupa berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Insya Allah adik-adik akan mendapatkan hasil yang terbaik berupa kelulusan.

Advertisements

Read Full Post »