Feeds:
Posts
Comments

Archive for August, 2008

Akhir-akhir ini saya agak males untuk make kendaraan pribadi (punya ortu) untuk bepergian ke kampus dan balik ke rumah lagi. Saya  ngerasa klo make angkot itu lebih banyak manfaatnya.

Pertama, saya bisa baca buku di angkot. Klo di mobil kan harus nyetir. Lumayan 30-45 menit baca buku.

Kedua, saya tidak menambah macet jalan di kota Bandung, karena mengurangi 1 kendaraan. Walau hanya kurang 1, tapi lumayan kan…ga nambah kadar CO2 di udara akibat knalpot n yang jelas bisa menghemat BBM. Kan, sekarang lagi krisis energi jadi juga harus hemat2.

Ketiga, nah ini yang cukup penting bagi saya. (more…)

Read Full Post »

Ilmu adalah Bintang

Ilmu adalah gunung yang tidak bisa dinaiki kecuali oleh langkah pemikiran

Ilmu adalah langit, tidak bisa dinaiki oleh tangga kepahaman

Ilmu adalah bintang, tidak bisa disentuh kecuali dengan tangan kesungguhan

Ilmu itu tidak layak, kecuali untuk ditanam

Tidak ditanam, kecuali di dalam jiwa dan tidak disirami kecuali dengan belajar

Ilmu adalah tujuan yang jauh, tidak diburu dengan panah, tidak dilihat dengan tidur

Tidak diwarisi dari para zaman,

Bisa diraih dengan membiasakan bergadang, banyak mengkaji, menyibukkan pemikiran

Terus menerus berkelana, dan menerjang bahaya

(ibnu qoyyim al jauziah)

Read Full Post »

INKM, yaitu Inisiasi Keluarga Mahasiswa ITB atau OSKMnya, baru aja selesai tg 17 kmarin, bertepatan dg ulang tahun kemerdekaan RI yg ke 63. Di INKM ini saya jadi mentor umum yg katanya menjadi ujung tombak penyampaian materi ke mahasiswa baru 2008 ato yg biasa diebut “Maba”. Bagi saya ini yg pertama kalinya menjadi mentor di INKM.

Apa yang saya dapet pas jadi mentor ini ? jawabannya banyak..

1. Lebih bisa menambah wawasan dan semangat

Ya, karena otomatis saya akan menambah referensi untuk menyampaikan materi. Sekarang ini materinya tentang realitas bangsa, tanggung jawab, peran,fungsi,posisi mahasiswa. Jadi sy juga harus cukup memahaminya dan menghayatinya. Saya lebih ngerasa ternyata bangsa ini (more…)

Read Full Post »

Always Happy…

Pas saya pikir-pikir, kenapa ya saya rada susah untuk mengingat sesuatu atau belajar dari suatu kejadian dengan baik untuk jangka waktu yang lama ? Klo ditanya apapun tentang sepak bola saya Insya Allah bakal bisa jawab. Mo Tanya Juventus, persib, nama-nama pemain, game sapak bola, pokoknya yang berbau sepak bola kepada saya, kemungkinan besar bisa saya jawab. .(mudah-mudahan)

Tapi, untuk topik yang lainnya, pengetahuan dan kemampuan saya menguasainya masih kurang. Baru baca Koran tentang ekonomi, besoknya sulit untuk menceritakannya kembali maksudnya. Baru denger cerita dari orang lain, mo diceritain ke orang lain, eh…ko ga lengkap.

Ada apa gerangan? Ternyata, setelah saya merenung, penyebab dari itu semua adalah berkaitan dengan KESENANGAN kita.  Saya suka banget dengan bola, maka saya banyak tau tentang bola. Saya senang dengan suatu kejadian, maka saya akan terus mengingatnya. Mungkin juga ketika kita menyukai seseorang, maka kita pun juga akan mengingatnya.. betul ga?

Yup…sepertinya, klo kita mo banyak belajar dari apa yang kita lakukan, maka kita harus menyukai apa yang kita lakukan itu. Mo belajar pelajaran di rumah, ayo kita suasanakan hati kita bahwa kita senang dengan proses belajar. Mo jadi mentor, mari kita nikmati berdialog dengan adik mentor kita. Mo baca ato menulis, coba kita enjoy melakukannya.

So… nikmati setiap aktivitas kita, coba untuk menyukainya, jadikan itu seperti kita senang dengan hobi kita. Pokonya…seperti kata Bang Ogazano, Ketua HMS ITB tahun 92 “ jalani, nikmati, kelola. ”

O iya.. da satu hal  lagi yang sangat penting, yaitu jangan lupa untuk selalu berdoa sebelum kita beraktivitas. Mo belajar doa dulu, mo baca buku juga berdoa, mo ngisi mentor juga berdoa. Bagi seorang muslim, setidaknya setiap akan berkegiatan kita mengucapkan Bismillaahir rahmaanir rahiim  (Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). “ Oke?

Enjoy every step of your life… do it and get it..

Read Full Post »

Oke, kali ini saya akan menyampaikan lagi dari apa yang saya dengar saat khutbah jumat tgl 8 Agustus di Masjid Salman ITB. Khotibnya adalah Ust. Aam Amirudin dan topiknya adalah ttg “ Ruh yang Sehat “.

Dalam diri manusia ada dua hal yang saling kontradiksi, yaitu jasad dan ruh. Jasad adalah suatu hal sementara sedangkan ruh bersifat abadi. Jasad dan ruh dipisahkan oleh kematian karena ruh akan tetap ada. Oleh karena itu, maka kita masih senantiasa mendoakan orang-orang yang telah meninggal, karena kita meyakini bahwa ruhnya tetap ada.

Yang harus dilakukan manusia adalah menjaga agar jasad dan ruh kita tetap sehat. Untuk jasad kita, Islam mengajarkan kepada kita untuk mengatur pola makan, pola hidup dan pola pikir kita dengan baik. Al-Quran menjelaskan bahwa kita harus makan makanan yang halal dan baik. Rasulullah mencontohkan untuk berolah raga, seperti berlari.

Nah, bagaimana supaya ruh kita sehat ?

Sebelumnya kita harus mengetahui indikator ruh yang sehat. Mengutip dari Imam Ghozali ada empat indikator, yaitu : (more…)

Read Full Post »

Lagi…saya ingin berbagi dengan teman-teman semua tentang konsep menyikapi sebuah ujian yang tejadi kepada kita. Ini dikutip dari seorang trainer yang bernama K Gun Gun, alumni TL 98 ITB, yang mengisi suatu materi tentang “ Karakter Pembelajar ”.

Jadi,,dalam menyikapi suatu ujian, permasalahan, tantangan, rintangan yang menimpa kita, maka pandangilah itu bagaikan per. Yup.. suatu per pegas. Ada apa dengan per pegas itu? (more…)

Read Full Post »

5 Why Questions…

Dalam perjalanan mengantarkan seorang pemateri pulang ke rumahnya setelah ngisi di acara dauroh (pelatihan), saya mendapatkan pelajaran berharga saat itu dari beliau. Nama beliau Haldi, skarang mahasiswa S2 di elektro ITB.

Banyak terjadi pembicaraan, sampai pada ucapan K Haldi yang menyinggung tentang apa yang seharusnya dilakukan seseorang untuk masa depannya. “Seharusnya mahasiswa tingkat 1 sudah diberi materi tentang visi di masa depannya, apa yang akan ia lakukan setelah lulus. Jangan sampai seperti saya yang waktu itu, masih banyak ikut-ikutan temen, tidak jelas apa sebenarnya yang saya inginkan.”, K Haldi menjelaskan. (more…)

Read Full Post »