Feeds:
Posts
Comments

Archive for June, 2008

100 % Anti nyontek..

Dahulu ketika jadi siswa di sekolah SD, kita mendapat pelajaran PPKN tentang kejujuran dan kata guru, kita harus bersikap jujur. Kalau ada soal ulangan, “ Apa yang harus dilakukan ketika kita berbicara dengan orang lain ? “

a.    Jujur

b.    Bohong

c.    Menambah-nambahi

d.    Mengurang-ngurangi

Tentu kita akan pilih jawaban a. (atau ada yg pilih lain?)

Berlanjut sampai SMP dan SMA. Nah, biasanya disini mulai ada benih-benih ketidakjujuran. Klo lagi ulangan kadang atau bahkan sering kita mencoba untuk tidak jujur. Tengok kanan-kiri, depan-belakang, mencari kesempatan dalam kesempitan untuk mencontek.

Akan tetapi itu wajar, karena saat SMP dan awal SMA, kita belum paham (iya gitu?) apa makna dari kejujuran itu sebetulnya. (more…)

Read Full Post »

Sebuah renungan bagi siapa pun yang mendapat amanah menjadi seorang pemimpin..

Abu Bakar Al-Shiddiq pernah mengatakan ketika beliau dibaiat sebagai khalifah setelelah Rasulullah saw wafat,

 

Wahai umat Islam semuanya, aku telah mendapat amanah untuk memimpin kalian, padahal aku bukan orang terbaik diantara kalian. Jika melakukan kebaikan, bantulah aku. Jika melakukan keburukan, luruskanlah aku. Kejujuran adalah amanah, sedangkan dusta adalah khianat. “

Subhanallah…

Sebuah perkataan yang bijaksana dari seorang pemimpin, dimana beliau tidak merasa paling baik diantara rakyatnya. Akan tetapi beliau berusaha untuk melaksanakan amanah itu dengan sebaik-baiknya. Beliau pun sangat terbuka terhadap dirinya, dimana jika beliau melakukan keburukan, agar diluruskannya.

Beliau benar-benar mendengarkan rakyatnya..

 

Read Full Post »

Waktu = Modal

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Al-Ashr : 1-3 )

Waktu ini benar-benar bisa dikatakan sebagai MODAL. Ya, modal kita untuk mempersiapkan bekal kita di akhirat kelak. Seperti layaknya orang usaha,  pada awalnya ia mempunyai modal, ia akan menggunakan modal itu dengan bijak untuk dapat menjalankan usahanya. Ia akan berpikir apa yang bisa saya lakukan dengan modal ini sehingga saya bisa mendapat keuntungan dari usaha saya. Bagaimana usahanya mendatangkan pendapatan yang melebihi dari modal yang ia keluarkan. Ia tidak mau pendapatnnya sebesar modal yang ia keluarkan, apalagi kalau rugi.

Nah, waktu itu juga seperti itu. Tentu orang juga tidak mau rugi kan? Oleh karena itu, kita juga harus memikirkan bagaimana waktu yang Allah Berikan kepada kita ini, digunakan untuk mendapatkan “pendapatan” berupa manfaat yang lebih dan untuk mendapatkan pahala dan ridho-Nya. Alangkah ruginya, jika waktu kita tidak bisa menghasilkan manfaa (more…)

Read Full Post »

Diantara rindangnya pohon-pohon di hutan, pasti ada yang tertinggi,, meraih langit..

Diantara gunung-gunung yang kokoh berdiri, pasti ada puncaknya pula yang tertinggi,, menembus angkasa

Diantara luasnya lautan dan samudra, pasti ada palungnya yang terdalam,, menyentuh keheningan

Diantara bunga-bunga yang berwarna-warni, pasti ada yang paling menarik hati

Diantara bintang-bintang yang bertebaran diangkasa, pasti ada yang paling bersinar.

Dan itulah dia. Dialah bintang yang bersinar itu, sinar yang bisa menembus kedalam hatiku, menyemangatiku, memotivasiku, mengingatkanku, dan menerangi jiwaku

Aku tujukan untuk Dia : teman-temanku, sahabat-sahabatku, guru-guruku, orang tuaku, dan orang-orang yang selalu bersamaku

Kesemuaya itu membuatku merasakan keagungan dan kebesaran Sang Khalik yang Mahakuasa atas segala sesuatu dan Maha Mengatur segalanya di alam semesta ini.

Ya Allah, Aku besyukur atas apa yang telah Kau Berikan kepadaku selama ini…

Alhamdulillahi Rabbil a’lamin…

 

 

Read Full Post »

Parkir Miring 60 derajatWaktu hari kamis kemaren saya diminta tolong ayah saya untuk mentransfer uang dari atm BCA  di Indogrosir Cicaheum. Saya make mobil ke sana krn biar cepet. Pada saat itu sekitar jam 9.45. And then Saya pun masuk dan mencoba memarkirkan mobil saya pada tempat parkir yang kosong banget. Karena tidak ada garis yang menunjukkan gimana mobil saya harus diparkirkan, ya saya jadi berpikir dulu sekitar 10 detik mau kayak gimana diparkirnya.

Akhirnya saya punya alternatif memarkir, yang pertama sejajar dengan mendempetkan ke sisi lahan parkir itu atau dengan tegak lurus. Tetapi saya teringat pelajaran dari mata kuliah transportasi tentang perparkiran, yang menyebutkan bahwa cara parkir yang paling efektif adalah dengan membentuk sudut 60 derajat (miring) karena lebih efisien. Ya, akhirnya saya mengikuti teori itu, Masa ga diaplikasikan ?

Saya pun  masuk ke atm. Setelah selesai mentransfer uang dan keluar dari atm itu, ternyata saya dikagetkan dengan pemandangan di depan saya. Waw,,Ada sekitar 4 mobil lain yang memarkir dengan cara yang sama di sebelah mobil saya sehingga jadi terlihat rapih. Mobil-mobil itu pun diparkir miring seperti mobil saya. Sepertinya mereka melihat bagaimana cara saya memarkirkan mobil “wah ternyata saya berhasil jadi pelopor”, pikir saya dalam hati.

Ada rasa bangga dalam diri saya ketika melihat itu. Ternyata saya bisa jadi pelopor yang baik dalam suatu hal dan orang lain bisa mengikuti yang saya lakukan. Saya berharap itu juga berlaku dalam kehidupan saya sehari-hari. Insya Allah.

Read Full Post »

Melanjutkan artikel yang pertama,, Selanjutnya adalah pengalamanku yang ketiga..

Ini kejadiannya di jakarta, setelah shalat jumat. Siang itu cukup panas dan ketika melihat ada seorang kakek (kira-kira 60an tahun) yang berjualan semacam es campur, Aku pun tertarik untuk membelinya. Aku menunggu dulu karena kakek itu sedang melayani orang lain yang membeli 2 es campur dengan kemasan gelas plastik yang cukup besar. Sekilas kakek itu memberi kembalian kepada pembeli itu sebesar Rp 16.000. Dalam hati, ku mengira-ngira, berarti harga satunya 2000 untuk ukuran gelas yang cukup besar tadi.

Es campur itu ditaruh dalam gelas plastik bening yang cukup besar, berisikan peuyeum (semacam tape), buah alpukat,pelengkap es campur dan terakhir dikasih susu kental manis rasa cokelat.Terakhir dia taruh sendok plastik yang jelas bukan yang mudah rusak.

Aku bisa membayangkan berapa yang harus aku bayar… (more…)

Read Full Post »

Beberapa kali aku mengamati keadaan rakyat Indonesia, khususnya rakyat yang kurang mampu  membuat ku merasa ga nyaman…

Pertama, beberapa hari setelah kenaikan harga bbm, aku beli bubur kacang ijo di depan gerbang samping kampusku-ITB. Sambil menikmati bubur kacang ijo yang dicampur bubur ketan item itu, iseng aku menanyai ke bapa penjual kacang ijo itu (kira-kira 50-60 tahun).

“Pa,,gimana nih bbm naik ?” tanyaku. Bapak itu langsung menjawab dengan tenang,” Saya mah gapapa bbm naik, yang penting untuk KEPENTINGAN BANGSA, ASAL JANGAN DIKORUPSI aja.” 

(more…)

Read Full Post »

Older Posts »