Alhamdulillah….acara wisudaan juli udah selese. Ada satu hal penting yang saya dapet ketika jadi panitia ini. Saya bisa merasakan apa artinya keikhlasan itu. Benar-benar bekerja dengan tulus.
Diamanahi menjadi koordinator divisi transportasi ternyata membuat saya harus memutar otak untuk merencanakan transportasi bagi para wisudawan dan orang tuanya, baik ketika paginya untuk mengantar ke sabuga, maupun ketika dari sabuga ke sipil pada siangnya. Bersama-sama 10 teman saya, kami berusaha sekuat tenaga untuk melakukan amanah ini dengan baik. Bulak-balik dari parkiran sipil ke sabuga dan sabuga ke sipil dengan “bonus” macet, itu kami lakukan. Tanpa keikhlasan rasanya tidak mungkin. Dengan tranportasi, kami bisa membantu orang tua wisudawan agar tak perlu berjalan. Dan itu juga menjadi motivasi kami untuk meringankan beban orang lain.
Yang bisa saya simpulkan, lakukan amanah yang diberikan dengan sungguh-sungguh walaupun itu hanya jadi kerja “kasar” seperti jadi supir, ngangkut barang2. Nikmatilah itu semua. Tidak ada gunanya untuk berkeluh kesah. Sudah capek, terus mengeluh, jadi dua kali ga enaknya. Syukuri apa yang Allah tetapkan bagi kita. Insya Allah..apa yang telah kita lakukan dengan ikhlas itu, kan menjadi amal ibadah bagi kita. Bila itu merupakan kebaikan, kerjaan apapun itu bisa menjadi amal shaleh bila kita ikhlas.
Ya Allah…kuatkanlah keikhlasan di dalam hatiku sehingga setiap gerakan ini benar-benar bergerak dengan tulus karena-Mu.


Udah Yum, bener kata Bang Ogazano…
Jalani, Nikmati, Kelola…
hahahahaha…
sip…betul-betul
hadapi saja dg JNK (jalani,nikmati,kelola)
yuamor, mantap lah
saya juga sering mengalami hal serupa
caranya ya ngliat kerjaan dari sisi yang lain
biasanya sih berusaha ngeliat hikmah dari tiap kejadian
ngambil pelajaran dari tiap momen
bahkan dari kejadian yang kliatannya buruk di mata orang
saya yakin pasti ada hikmahnya
pokona mah smangat terus \(^^,)/
Wah, sy ikut mikir juga tu dikit pas malem sebelumnya..ga kepikiran mampu ngangkut semua orang tua.
Tapi, ya semoga peluh yang kita keluarkan menjadi pelecut kebanggaan tersendiri untuk kakak2 kebanggaan kita, kebanggaan bangsa dan umat memberi kemanfaatan di hari-hari berikutnya.
Bisa jadi amal jariyah juga tu, tergantung niat.
Kalo kata Aa Gym, hadapi-hayati-nikmati.
>>MQFM udah siaran lagi!! Alhamdulillah…