Dalam permainan sepak bola, tentu semua pihak yang terkait dalam perhelatan sepak bola akan menjunjung tinggi fair play. Dalam setiap pertandingan pun, sebelum pertandingan bendera fair play di bawa ke tengah lapangan dan tentu itu bukan sekedar rutinitas saja, pasti ada makna yang terkandung dalam dua kata itu. Fifa yang merupakan asosiasi sepakbola tertinggi di dunia mengeluarkan kode etik fair play FIFA atau yang disebut dengan 10 golden rules.
The 10 golden rules :
1. Main untuk menang
Tim dilarang merencanakan untuk kalah sebelum pertandingan. Sebuah tim harus berusaha untuk memenanginya. Percuma saja bila sebuah tim yang sengaja mengalah agar bisa mendapatkan lawan yang lebih mudah pada pertandingan berikutnya. Hal itu tidak mencerminkan sebuah tim yang tangguh.
2. Bermain dengan jujur dan adil
Baik buruknya nilai sebuah pertandingan tergantung pada nilai sportivitas yang ada di dalamnya. Pura-pura jatuh kesakitan (diving) merupakan salah satu sikap tidak sportif. Orang tidak akan suka kepada pemain yang sering melakukannya.
3. Mantaati aturan pertandingan
4. Menghormati tim lawan, rekan satu tim, wasit, ofisial, pengawas pertandingan, dan penonton
5. Menerima kekalahan dengan jiwa besar
Sepertinya hal ini jarang dilihat dalam sebuah pertandingan. Sering kita melihat pada akhir pertandingan, para pemain, pelatih, ofisial, maupun penonton tidak menerima kekalahan dengan jiwa besar. Mereka sering menyalahkan wasit. Hal ini juga akan buang-buang waktu karena hasil akhir tidak akan bisa berubah.
6. Aktif ikut mempromosikan sepak bola
7. Tolak suap dan korupsi, narkoba dan doping, rasisme, tindak kekerasan, dan hal-hal berbahaya lainnya yang dapat merusak sepak bola
8. Bantu orang lain untuk kuat terhadap godaan untuk melakukan korupsi
Korupsi, korupsi, korupsi..adakah korupsi di dalam tubuh PSSI?? Mudah-mudahan tidak ada.
9. Umumkan siapapun yang merusak sepak bola
Umumkan, sidangkan, dan beri hukuman yang pantas.
10. Memberikan penghargaan kepada insane sepak bola yang berhasil mempertahankan reputasi sepak bola.
(sumber : situs PSSI )
Mari kita berusaha untuk bisa mewujudkan fair play dengan sebenar-benarnya. Bila ini terjadi, sepak bola bukan hanya menjadi sebuah permainan saja, tetapi juga sebagai sebuah replika kecil dari suatu kehidupan.
Hidup Indonesia..ayo kita bisa, buat dunia mendengarkan “Indonesia Raya” berkumandang.


Assalamu’alaykum…
Hm… Kalo di Indonesia kayaknya gini:
“Mari kita raih nomor 1 (main untuk menang) dengan melakukan nomor 2 ampe 10!!!”
*Hehehe*
**Langsung kabur…**
Ups… Gara-gara buru-buru blogwalking, jadi salah tulis, tuh!
Bukannya ‘melakukan’, tapi ‘melanggar’
Yuk ah, mangga…
Saya sempat tertegun dg aturan yg pertama. Tyt ada juga ya tim yg bermain sudah dg niatan utk kalah :-)
PSSI terlalu banyak teori..Komentator Indonesia paling jago. Pas di lapangan keok semua